![]() |
| Eceng Gondok |
Ada pepatah berbunyi : " Tak ada rotan akar pun jadi ". Nah kali ini di ubah " Tak ada elpiji, eceng gondok pun jadi ". Artikel ini adalah inspirasi bagi yang ingin memanfaatkan lingkungan sekitar anda, apalagi yang berada di dekat sungai.
Bagi masyarakat, eceng gondok sangat tepat menjadi alternatif potensi biogas. Gulma yang hidup mengapung di air dan tidak mempunyai batang, selain daun dan akar yang menempel pada dasar sungai, kolam dan perairan dangkal mampu tumbuh dengan sangat cepat, terutama pada perairan yang mengandung banyak nutrien seperti nitrogen, fosfat dan potasium, sehingga sangat berpotensi menjadi bahan baku biogas.
Biogas ini lebih hemat ketimbang elpiji karena pembuatannya tak memerlukan biaya. Api yang dihasilkan dari biogas eceng gondok sama besarnya dengan elpiji dan bisa digunakan untuk keperluan memasak.
Eceng gondok yang memiliki nama lain ‘Eichornia crassipes’ adalah sejenis tumbuhan air yang hidup terapung di permukaan air. Mereka akan berkembang biak apabila air dipenuhi limbah pertanian atau pabrik sehingga menjadi indikator dimana di tempat tersebut terkena pencemaran atau limbah.










